Monday, December 26, 2011

Kasus Pemerkosaan Di Angkot Libatkan Seorang Mahasiswi

Jika Teman-Teman Tidak Keberatan Tolong Di Like Pages Facebook Saya Ya Terima Kasih Sebelumnya
Loading

Kendati masih satu pelaku yang masih diburu polisi, namun, kini polisi sudah membekuk tiga pelaku anggota komplotan perampok dan pemerkosa pedagang sayur dalam angkutan kota (Angkot) M-26 berinisial ROS (40) dan kini masih dalam periksaan intensif. Dari para pelaku tersebut ternyata melibatkan seorang mahasiswi.

Tiga pelaku yakni, Jr (19) dan dibantu pacarnya seorang mahasiswi YN (17) dan seorang pelaku lagi yakni DD (19) tidak melakukan perlawanan saat dibekuk di tempat persembunyiannya di Bandung, Jawa Barat Jumat (23/12) pukul 16:30.Sedangkan seorang lagi berinisial M dalam pengejaran polisi.



"Sebelum dibekuk, mereka berpindah-pindah tempat dari Bekasi ke Cikampek, Cirebon, dan Padalarang," kata Kapolresta Depok, Kombes Mulyadi Kaharni didampingi Kasatreskrim AKP Febriansyah, saat jumpa pers, Sabtu (24/12).

Sejumlah barang bukti diamankan yaitu empat bilah senjata tajam berupa golok, pedang, parang, dan pisau dapur. Juga dua angkot sewaan M-26 rute Kampung Melayu-Bekasi bernopol B 2002 VT sebagai pembawa barang bukti dan satunya masih diuji laboratorium forensik Mabes Polri karena adanya bercak darah. "Seorang lagi berinisial M buron," ungkapnya.

Dijelaskannya, tersangka JR dan Dd merupakan komplotan perampok yang berkali-kali beraksi di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek). Modus operandi mereka adalah menyewa angkot lalu berkeliling sambil mengumpan mangsanya.

"Pemerkosa dan otak pelaku adalah JR, tapi dua hari sebelumnya mereka beraksi di Harapan Indah, Bekasi," ungkapnya.

Dalam aksi itu, katanya, melibatkan seorang mahasiswi salah perguruan tinggi swasta di Jakarta. Namun, Kapolres tidak menjelaskan perguruan tinggi swasta tersebut. "Ia terlibat pada saat melakukan aksi di dalam angkot," imbuhnya.

Seperti telah diwartakan, Nyonya Ros (40) jadi korban pemerkosaan dan perampokan, bermula saat korban dari rumahnya daerah Studio Alam, Sukmajaya, Depok, untuk berbelanja sayuran di Pasar Kemirimuka, Beji, Depok, Rabu (14/12). Naas bagi ibu satu anak ini sewaktu menyetop Mikrolet M-26, yang biasa juga dinaiki rutin tanpa firasat, berisi komplotan penjahat. Ia disandera penjahat, dipreteli perhiasan emasnya dan dirampas uang belanjaannya Rp 500ribu, serta diperkosa dalam kondisi menstruasi.

0 komentar:

Masukan code imotion pada komentar anda agar lebih menarik di bawah ini contoh( :10 )
:10 :11 :12 :13 :14 :15 :17 :18 :19 :23 :26 :28 :30 :31 :32 :33 :34 :35 :36 :38

Post a Comment