Wednesday, February 15, 2012

Tevez Kecam Mancini

Jika Teman-Teman Tidak Keberatan Tolong Di Like Pages Facebook Saya Ya Terima Kasih Sebelumnya
Loading


Manchester - Alih-alih menggunakan kesempatan yang ada untuk berdamai dengan klubnya, penyerang Manchester City Carlos Tevez justru melakukan serangan balik.

Pelatih Roberto Mancini menegaskan karir Tevez bersama City sudah tamat sejak sang pemain menolak turun bermain dari bangku cadangan, pada laga dimana City kalah dari Bayern Munchen.

Tevez menceritakan apa yang terjadi menurut versinya. Ia membeberkan hampir semua keburukan sang pelatih.

"Tahun lalu di ruang ganti dia hampir memukul saya. Sering terjadi perselisihan di ruang ganti, itu normal, tetapi Mancini salah. Melawan Newcastle United tahun lalu kami bahkan harus dipisahkan oleh rekan-rekan saya karena kami hampir saling tonjok," ungkap Tevez, seperti dinukil dari The Sun.

"Tetapi hubungan kami cukup baik. Kami saling bercanda dan minum kopi bersama. Dia jagoan, tetapi saya juga jagoan," lanjutnya.

Keadaan kian memburuk setelah insiden di Munchen dan setelah Mancini mengatakan karir Tevez tamat, sang bomber langsung meninggalkan Inggris dan menetap di Argentina tanpa pemberitahuan hingga lebih dari tiga bulan lamanya.

City berusaha mendepak Tevez dengan menjualnya di bursa transfer Januari ini, namun karena tak juga terjual hingga bursa transfer ditutup, klub pun melontarkan wacana damai. Bukannya menerima kesempatan tersebut, Tevez malah terus menyerang Mancini.

"Jika memang Mancini menginginkan saya, saya senang. Tetapi saya tak tahu apakah yang ia katakan itu benar karena dia selalu mengatakan kebalikannya. Kita lihat saja pekan ini. Saya akan minta maaf kalau saya memang salah," tambahnya.

"Saya didepak City lewat pintu belakang tetapi saya ingin kembali dan mengubah keadaan. Jika saya mencetak gol, orang-orang akan mencintai saya lagi. Saya kembali ke Manchester karena saya ingin dicintai lagi oleh fans. Orang yang sama yang membenci saya sejak pertandingan melawan Bayern," Tevez mengungkapkan.

Tevez menjelaskan apa yang terjadi saat insiden Bayern Munchen itu terjadi. Kembali, pernyataan menohok sang pelatih ia lontarkan. Menurutnya, ia hanya menolak pemanasan, bukan menolak bermain.

"Ok, saya tidak ingin pemanasan lagi. Saya sudah melakukannya dua kali. Mancini langsung mengatakan bahwa saya didepak dari tim. Saya bilang kepada Mancini, saya sudah siap untuk bermain. Sebenarnya dia marah kepada saya karena dia kesal dengan (Edin) Dzeko. Dia menghina saya."

"dia sedang berargumen (dengan orang lain) dan kemudian ia memerintah saya untuk tetap melakukan pemanasan dan memperlakukan saya seperti anjing. Jadi, saat dia berbicara kepada saya dengan nada seperti itu saya jawab, 'tidak, saya tidak akan melakukannya'," beber bomber timnas Argentina itu.

"Dia mulai mengomel kepada saya, memaki saya. Saya tetap diam. Mancini mengatakan sesuatu yang buruk kepada saya," pungkasnya.

0 komentar:

Masukan code imotion pada komentar anda agar lebih menarik di bawah ini contoh( :10 )
:10 :11 :12 :13 :14 :15 :17 :18 :19 :23 :26 :28 :30 :31 :32 :33 :34 :35 :36 :38

Post a Comment