Wednesday, February 15, 2012

Tidak Impoten, Hindari Minum Obat Kuat

Jika Teman-Teman Tidak Keberatan Tolong Di Like Pages Facebook Saya Ya Terima Kasih Sebelumnya
Loading

Kalau fungsi seksual Anda masih normal, tidak perlu mengonsumsi obat kuat untuk "menegakkan" penis Anda. Saat ini masih berkembang anggapan, semakin lama pria mampu menahan ereksinya dan lebih lama melakukan seks, dinilai sebagai pria "perkasa". Padahal, menurut sebuah penelitian, waktu normal untuk bercinta hanyalah sekitar 7-13 menit. Setelah itu bisa menimbulkan kebosanan bagi pasangan.
Obat kuat juga punya efek samping yang mengkhawatirkan. Obat yang seharusnya dipakai oleh pria impoten ini umumnya menimbulkan reaksi pusing, jantung berdebar, sesak napas, pandangan kabur, muka memerah, dan gangguan pencernaan. Makin tinggi dosis yang dipakai, makin kuat pula efek sampingnya.
Salah satu zat yang terkandung dalam obat kuat adalah sildenafil sitrat. Zat ini punya tingkat keberhasilan sampai 89 persen untuk membuat pria impoten menjadi mampu ereksi. Sildenafil sitrat akan menghambat enzim fosfodiestrase yang mengakibatkan otot polos jadi rileks. Saat otot ini rileks, darah bisa mengalir lancar dalam penis sehingga menjadi ereksi. Sewaktu mengalami impotensi, bagian otot polos yang bernama korpus kavernosum mengalami gangguan.
Hanya saja, menurut penelitian dari Ottawa Health Research Institute, Kanada, mengatakan, risiko terjadinya efek samping dari sildenafil sitrat 1,5 kali lebih besar dari pria yang memakai obat plasebo. Dan, jika Anda penderita sakit jantung, sekali pun mengalami impotensi, jangan sekali-kali mencoba obat kuat. Reaksinya bisa memicu serangan jantung dan membahayakan nyawa.

0 komentar:

Masukan code imotion pada komentar anda agar lebih menarik di bawah ini contoh( :10 )
:10 :11 :12 :13 :14 :15 :17 :18 :19 :23 :26 :28 :30 :31 :32 :33 :34 :35 :36 :38

Post a Comment